Pantai Sawarna – Informasi Lengkap Rute Lokasi, Alamat, Harga Tiket Masuk, dan Penginapan

Tanjung Layar Sawarna

Pantai Sawarna adalah pantai yang berada di Desa Sawarna Kecamatan Bayah Kabupaten Lebak Provinsi Banten. Desa wisata yang sedang naik daun di kalangan wisatawan domestik dan mancanegara, Sawarna memiliki daya tarik karena banyak aneka ragam wisata.

Banyak wisatawan domestik yang datang didominasi dari berbagai kota seperti Tangerang, Jakarta, Bogor, Depok, Bandung dan sekitarnya. Selain memiliki banyak pantai yang indah, juga karena lokasinya bisa ditempuh dengan kendaraan pribadi seperti motor dan mobil, itu sebabnya Sawarna dijadikan tempat alternatif untuk liburan.

Desa Sawarna kaya akan pemandangan alam yang indah yang meliputi pegunungan, gua-gua, sungai, dan pantai dengan pasir putihnya. Kawasan Pantai Sawarna dimulai dari Pantai Pulo Manuk Sampai Pantai Karang Taraje.

Informasi Sawarna yang dibahas secara lengkap dimulai dari sejarah sampai dengan penginapan di Sawarna, informasi yang terdapat pada artikel ini cukup penting, terlebih untuk anda yang akan merencakan liburan tempat wisata ini.

Sawarna Beach

Destinasi Desa wisata Sawarna beach, memiliki berbagai jenis wisata yang bisa dinikmati. Ada pantai yang indah, gua-gua yang cantik, alam yang masih asri, budaya yang masih dijaga, dan masyarakatnya yang ramah tamah.

Cakupan wilayah wisata Sawarna cukup luas, terbentang mulai dari Pantai Pulo Manuk di sebelah barat sampai ke Pantai Karang Taraje di sebelah timur, sajian bentang alam yang menawarkan aneka pemandangan mengagumkan.

Laut Sawarna berhadap langsung dengan Samudera Hindia, ini sebabnya ombak di tempat ini mengundang banyak para peselancar untuk berselancar di atas ombak yang ideal untuk olahraga yang satu ini.

Banyak yang mengira jika Sawarna masuk daerah kabupaten Sukabumi, dulunya memang betul sebelum terjadi pemekaran daerah provinsi Banten pada tahun 2000-an, Sawarna masuk daerah Sukabumi. Untuk Saat ini Sawarna masuk kabupaten Lebak – Banten.

Sejarah Desa Sawarna

Sejarah Sawarna

Gambar Sejarah Sawarna © COLLECTIE TROPENMUSEUM

Sawarna memiliki histori masa lalu yang cukup menarik, dari asal muasalnya sampai dengan menjadi salah satu tempat wisata unggulan di Lebak-Banten. Sejarah singkatnya sebagai berikut.

Di desa ini terdapat sebuat kuburan tua dengan tinggi sekitar 1 meter berbentuk persegi, yang kedapatan sebagai tempat bersemayamnya jasad dari seorang kebangsaan Belanda bernama Jean Louis van Gogh yang tidak lain adalah sepupu dari Vincent van Gogh(pelukis pascaimpresionis Belanda yang menjadi salah satu tokoh terkenal dan berpengaruh dalam sejarah seni rupa Barat.), kiburan ini baru ditemukan tepat setelah pemegaran provinsi Banten tahun 2000-an.

Pada tahun 1907 Jean Louis membuka hutan belantara Tanjung Layar – Ciantir untuk dijadikan perkebunan kelapa seluas 54 hektare. Akhirnya memperkerjakan banyak penduduk pribumi namun kebanyakan dari luar Banten, seperti dari jawa tengah dan sekitarnya.

Seiring berjalannya waktu, jumlah perkerja yang semakin banyak, maka terbentuklah kelompok penduduk, yang kemudian membentuk sebuah perkampungan yang diberi nama Sawarna. Namun karena adanya perbedaan logat dalam pengucapan, banyak yang mengartikan bahwa nama tersebut berasal dari bahasa Sunda yang artinya Sorana / Suaranya.

Jean Louis tapi memiliki mimpi untuk memajukan usahanya serta mengenalkannya ke kancah mancanegara, karena melihat potensi jumlah penduduk yang semakin bertambah dan alam sekitar yang indah juga asri.

Banyak warga yang percaya bahwa cita-cita Jean Louis akan jadi kenyataan, sekarang Desa wisata ini menjadi tempat yang banyak dikunjungi wisatawan baik wisatwan lokal maupun wisatan internasional. Terbukti dengan banyak pelancong luar negeri yang datang sejak tahun 2000-an.

Tidak bisa dipungkiri peran para penulis blog traveler sangat berpengaruh, berkat tulisan yang mereka yang menceritakan pengalaman selama liburan, juga hasil foto yang indah, Sawarna mulai dikenal oleh wisatawan lokal, dari mulai gua, pegunungan, sungai, hingga pantai berpasir putih.

Mayoritas penduduk Desa Sawarna multietnis, ada Suku Banten, Jawa, dan Sunda. Mengapa bisa demikian? Karena sebagian besar penduduk memang berasal dari Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Dahulu kebanyakan warga berkerja sebagai perajin, buruh, petani, dan pedagang. Namun setelah dikenal sebagai Desa Wisata banyak warga yang beralih profesi sebagai pemandu wisata.

Namun perlu diketahui, bahwa Desa Sawarna menjadi bagian dari sejarah kelam, karena ratusan ribu romusha mati sia-sia diakibatkan pembuatan Jalur Kereta Api Saketi Bayah. Romusha yang selamat kebanyakan menetap dan tidak pernah pulang kembali ke tempat asal. Namun setelah proses pembuatan yang panjang dan menelan korban jiwa yang tidak sedikit, sekarang jalur tersebut tidak difungsikan lagi.

Terlepas dari sejarah kelamnya, Sawarna kini menjadi destinasi wisata yang mulai dikunjungi banyak wisatawan.

Mitos Pantai Sawarna

Pada masa penjajahan Belanda, daerah Tanjung Layar dikenal dengan nama Java’s Eerste Punt yang berarti “ujung pertama Pulau Jawa”. Juga sejarah tentang Pantai Tanjung Layar diceritakan dalam babad Sunda dan Legenda (dongeng) pesisir selatan.

Mitosnya dua buah karang raksasa yang menyerupai layar perahu itu konon adalah jelmaan dari dua buah kekuatan yang kelak dijadikan kapal oleh Sangkuriang.

Kapal itu dibuat sebagai syarat Sangkuriang menikahi Dayang Sumbi yang tidak lain adalah ibu kandungnya sendiri. Sayangnya Sang Hyang Widi murka akan tindakan Sangkuriang yang bersikeras ingin menikahi Ibunya.

Diamuklah semua peralatan yang kapal termasuk kedua layar tersebut.

Dikisahkan bahwa kapal tersebut ditendang kesebelah utara dan menjadi Tangkuban Perahu. Sedangkan layarnya ditendang ke sebelah selatan yang kemudian sekarang dikenal dengan Tanjung Layar.

Selain legenda tentang Sangkuriang, di sekitar Tanjung layar juga terdapat sebuah karang yang berbentuk pijakan kaki. Karang tersebut dinamakan jejak kaki Kabayan (Tokoh Sunda), bisa di buka dihalaman tokoh Kabayan.

Untuk informasi lengkap mengenai berbagai jenis wisata yang ada di Sawarna bisa dibuka dihalam kedua berikut.

Destinasi Wisata Sawarna

Desa Sawarna memiliki banyak destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi, setiap tempat memiliki keunikannya masing-masing. Untuk mengunjungi semua wisata memerlukan waktu satu sampai dua hari, jadi sangat disarankan untuk menginap.

Tempat yang tepat untuk menikmati indahnya langit sunrise adalah pantai Karang Beureum, Legon Pari, dan Tanjung Layar. Untuk sunset bisa dinikmati di semua pantai. Jika cuaca sore hari bagus maka anda akan di suguhkan keindahan alam yang menawan.

Berikut tempat wisata yang wajib dikungjungi ketika liburan di Sawarna.

Pantai Tanjung Layar

Tanjung Layar Sawarna

Tanjung Layar Sawarna – wisata.id.sawarna.net

Pantai Tanjung Layar merupakan wisata unggulan yang dimiliki Sawarna, tempat yang wajib dikunjungi saat liburan ke Sawarna. Yang menjadi ciri khas dari pantai ini yaitu terdapat sepasang karang berukuran raksasa yang bentuknya menyerupai layar kapal yang sedang terkembang, itu sebabnya tempat ini diberi nama Tanjung Layar.

Selain itu, ditempat ini terdapat gugusan karang yang menghampar yang menjadi area lapang saat air laut surut, juga terdapat batuan karang yang membentuk benteng menghadang ombak besar yang tidak henti-hentinya menghantam, yang menjadi pemandangan alam yang menawan bagi para wisatawan yang berkunjung ke tempat ini.

Pemandangan indah bisa dinikmati saat matahari terbenam (sunset), sehingga tempat ini sering sekali dijadikan sebagai tempat untuk kegiatan fotografi.

Sejarah Tanjung Layar Serta Mitosnya

Sejarah Tanjung Layar

Pada masa Belanda masih menjajah, daerah Tanjung Layar dikenal dengan sebuatan Java’s Eerste Punt yang artinya “Ujung pertama Pulau Jawa”.Sejarah tentang Pantai Tanjung Layar juga diceritakan dalam Babad Sunda dan Legenda (dongeng) pesisir selatan.

Mitos Sangkuriang

Mitos yang beredar di masyarakat lokal, kedua karang raksasa yang menyerupai layar itu konon merupakan jelmaan dari dua buah kekuatan yang kelak dijadikan kapal oleh Sangkuriang.

Pada saat Sangkuriang akan melangsungkan pernikahan dengan Dayang Sumbi yang tak lain merupakan ibu kandungnya sendiri, ada syarat yang harus dipenuhi, yaitu membuat sebuah perahu dalam satu malam dan hampir selesai.

Muncul kecemasan dalam hati Dayang Sumbi ketika mengetahui perahu yang dibuat Sangkuriang sebentar lagi selesai. Dia harus menggagalkan, agar pernikahan dengan anak kandungnya itu tidak terlaksana. Dia pun memohon pertolongan dari para Dewa.

Setelah selesai berdoa, Dayang Sumbi mendapatkan petunjuk untuk menggalkan semua pekerjaan Sangkuriang. Dayang Sumbi lantas menebarkan boeh rarang (kain putih hasil tenunan). Dia juga memkasa ayam jantan berkokok disaat waktu masih malam. Para makhluk halus yang membantu pembuatan perahu sangat ketakutan ketika mengetahui fajar telah tiba. Mereka berlari dan menghilang kesegala penjuru. Mereka meninggalkan pekerjaannya membuat danau dan perahu yang belum selesai.

Saat mengetahui pekerjaan di gagalkan Dayang Sumbi, diamuklah semua peralatan kapal termasuk kedua layar tersebut. Di kisahkan bahwa kapal tersebut ditendang kesebelah utara dan menjadi Tangkuban Perahu. Sedangkan layarnya ditendang ke sebelah selatan yang kemudian sekarang dikenal dengan Tanjung Layar.

Mitos Kabayan

Selain legenda tentang Sangkuriang, di sekitar Tanjung layar juga terdapat sebuah karang yang berbentuk pijakan kaki. Karang tersebut dinamakan jejak kaki Kabayan (Tokoh Sunda), sobat bisa cek tokoh Kabayan.

Pantai Pasir Putih (Ciantir)

Pantai Pasir Putih Sawarna

Pantai Pasir Putih Sawarna – sawarna.net

Pantai Pasir Putih merupakan Pantai di Sawarna dengan hamparan pasir putih terpanjang, ombak yang besar cocok untuk olahraga selancar (surfing), namun tetap aman untuk berenang karena sudah ada penanda daerah yang berbahaya dan daerah mana yang aman untuk berenang, juga di pantai ini sudah ada tower pemantau dari tim life guard yang siap mengarahkan, memantau serta menyelamatkan.

Pasirnya yang putih serta terhampar luas menjadi ciri khas pantai ini. Banyak aktivitas  yang bisa dilakukan seperti berenang, bermain pasir, berjemur, olahraga pantai dll.

Menjelang sore hari kita bisa menikmati indahnya langir sore(sunset). Di malam hari bisa membuat api unggun atau bertenda. Di tempat ini bisa dijadikan tempat untuk berbagai aktivitas dan acara.

Pantai Karang Taraje

Karang Taraje Sawarna

Karang Taraje Sawarna – 21 Wisata Banten

Untuk pantai yang satu ini berada sebelah timur setelah Pantai Legon Pari. Berbeda dengan pantai lainnya yang memiliki hamparan pasir, Pantai Karang Taraje terdiri dari batuan karang besar yang saling bertumpukan yang menyerupai tangga(‘tangga’ dalam bahasa sunda taraje), untuk sampai ke pantai ini harus berjalan sekitar 15 menit dari Pantai Legon Pari.

Di atas karang semacam air terjun yang turun dari karang Taraje. Air terjun tersebut terbentuk dari debur ombak yang menghempas ke karang, namun hanya bisa melihatnya ketika ombak besar ya.

Namun yang harus diperhatikan adalah jangan sampai foto di bagian terjal, karena bisa berakibat fatal. Bisa saja kan ketika foto, tiba-tiba ada ombak besar lalu menghempas badan sobat. Berfotolah di tempat yang kira-kira memang aman.

Pantai Legon Pari

Legon Pari Sawarna

Legon Pari Sawarna – Wisata Pantai Sawarna Lebak

Pantai ini memiliki pasir dengan karakteristik lebih lembut, air laut yang biru, dan ombaknya pun cendrung lebih tenang, sangat cocok jadikan tempat berenang. Jumlah wisatawan yang mengunjungi tempat ini masih sedikit karena minimnya informasi serta aksesnya yang cukup jauh.#

Walapun perjalanan menuju pantai ini cukup melelahkan tapi akan terbayarkan dengan keindahannya. Oh ya di pantai Legon Pari pun ada tim life guard yang bertugas di hari sabtu dan minggu, walapun tower pemantau belum dibangun.

Sebenarnya pantai ini bisa di akses dengan jalan kaki dari jalan utama, namun akan memakan waktu yang cukup lama. Disarankan lebih baik naik motor atau ojek lokal saja agar cepat sampai.

Sesampainya di lokasi akan disuguhi pemandangan menakjubkan dari Pantai ini. Pasirnya yang masih bersih serta suasana alam yang memang masih alami, tenang serta jauh dari hiruk pikuk dunia modern.

Pantai Karang Beureum

Sunset Pantai Karang Beureum

Sunset Pantai Karang Beureum – Keindahan Pesona Matahari Terbit di Pantai Karang Bereum indonesiakaya.com

Dinamakan Pantai Karang Beureum, karena karang di tempat ini memiliki warna kemerah-merahan(beureum = merah dalam bahasa Sunda). Saat air laut surut kita bisa menjelajahi area yang surut sampai 50 meter dari bibir pantai.

Tempatnya hampir sama dengan Karang Taraje, karang mendominasi setiap sudut pantai ini, namun jumlah dan ukuran karangnya relatif tidak terlalu besar. Karang di pantai ini banyak ditumpuhi lumut yang licin, jadi harus berhati – hati ketika berjalan diatasnya.

Pantai Gua Langir

Pantai Gua Langir

Pantai Gua Langir – Cerita Cahyaanugrah ke Goa Langir explorebanten.com

Salah satu pantai Sawarna yang lokasinya tersembunyi dan sedikit wisatawan yang tahu, jika rute yang digunakan adalah Serang, Rangkasbitung, dan Cilegon maka pantai ini berada tepat setelah Turunan Cariang Sawarna.

Selain pantai yang asri, gua – gua yang menembus tebing dengan batuan stalagtit dan stalagmit yang terbentuk sejak ratusan tahun lalu sangat layak untuk dikunjungi.

Gua Langir merupakan tempat wisata yang akan pertama kali dilewati jika sobat mengambil rute dari arah Malingping, karena letaknya yang begitu dekat dengan tanda bahwa sampai di Sawarna.

Tepat di bawah tanjakan cariang, disanalah surga ini tersembunyi. Di area ini terdapat beberapa Gua dengan nama yang berbeda sob, berikut beberapa gua yang terdapat di tempat wisata ini :

Gua Langir

Sejarah kenapa Gua ini dinamakan Gua Langir, Langir itu berasal dari bahasa Sunda yang artinya Kalajengking. Pengunjung tak perlu panik, meski namanya Gua Kalajengking tapi bukan berarti didalamnya banyak kalajengking ya. Didalam Gua banyak air yang menetes dari dinding tebing, bentuk bebatuan yang terlihat simetris namun ada juga yang tak beraturan. Ruangan yang gelap dan bebatuan yang besar dan basah.

Gua Seribu Candi

Gua ini bernama Seribu Candi karena banyaknya batuan stalagmit yang mirip dengan stupa candi. Saking banyaknya mungkin sehingga dinamakan Gua Seribu Candi.  Meski memiliki lorong yang pendek namun didalam gua ini terdapat banyak ornamen alam yang indah sob.

Gua Kanekes

Kanekes merupakan nama daerah tempat suku Baduy tinggal, letaknya berada di pedalaman Banten tepatnya di Kanekes, Leuwidamar, Lebak, Banten. Gua ini dinamakan Kanekes karena dahulu orang-orang Baduy sering berkunjung ke gua ini untuk mengambil sarang walet dan kelelawar. Gua berbentuk horizontal ini memiliki panjang kurang lebih sekitar 85 meter.

Gua Harta Karun

Pada Jaman dahulu Gua ini dimanfaatkan penjajah Jepang untuk menyimpan harta rampasan. Tidak ada satupun orang yang tahu kemanakah harta rampasan itu sampai sekarang. Bentuk dalam gua ini kurang menarik seperti Gua yang lainnya, terlihat di bagian depan Gua yang ditumbuhi vegetasi hijau.

Karang Bokor

Pantai Karang Bokor

Pantai Karang Bokor – Pantai Sawarna

Yang menjadi ciri khas Pantai ini adalah adanya pulau dari karangn yang diatasnya ditumbuhi berbagai jenis tanaman khas pantai. Karang bokor memiliki pemandangan yang bagus, tempat ini baru dibuka untuk umum sekitar pertengahan 2017. Untuk sampai ke pantai ini para wisatawan disarankan harus dengan Tour Guide atau penduduk setempat.

Karang ini sangat mencolok karena memang terpisah dari daratan dan tidak ada akses untuk mencapainya. Namun akhir-akhir ini pengelola membuat sebuah akses tepatnya di Leweung (Hutan) saketeng agar wisatawan dapat melihat lebih dekat bentuk dan keindahan dari karang ini.

Wisatawan yang mengunjungi Karang Bokor biasanya hanya bersifat musiman, karena pada hari-hari biasa akses menuju lokasi sangatlah sulit karena pembersihan akses yang tidak dilakukan secara rutin. Menjelang hari besar dan libur panjang barulah akses jalan diperbaiki.

Karang bokor menawarkan keindahan yang akan memanjakan mata, Suasana diatas tebing yang menghadap ke karang bokor dan lautan lepas serta suara deburan ombak yang sangat keras terdengar cukup nyaring di telinga. Namun sobat perlu hati-hati khususnya saat sedang berfoto, jangan terlalu mendekati tempat yang terjal karena beresiko jatuh.

Pantai Pulo Manuk

sunset pantai pulo manuk

sunset pantai pulo manuk – Koleksi Sawarna.Net

Untuk pulau (pulo) manuk berada di tengah-tengah laut, yang menjadi sarang bagi sekawanan burung untuk bertelur dan berkembang biak, tapi sekarang sangat jarang ditemui burung – burung tersebut.

Ditempat ini kita bisa menemui sekawanan monyet dengan jumlah yang cukup banyak. Aktivitas memberi makanan kepada monyet merupakan pengalaman seru yang harus dicoba saat datang ke tempat ini.

Karena letaknya yang berdekatan dengan Leweung (hutan) Saketeng, tempat ini masih terlihat rimbun serta masih banyak hewan seperti kera dan lutung yang turun ke jalan. Tidak perlu takut, mereka tidak liar kok. Biasanya wisatawan yang tertarik sering memberi kera makanan ringan seperti kacang atau sekedar air minum.

Selian itu, di Pantai ini pula terdapat spot berenang yang sangat mengasyikkan. Ombak di Pantai ini sangat tenang, jadi sangat mendukung untuk bermain air. Tidak jauh dari bibir pantai, terdapat sebuah karang yang besar . Wisatawan bisa mencapainya hanya saat air surut saja, atau bisa juga menyewa perahu nelayan untuk sekedar melihat lebih dekat karang tersebut.

Bukit Cariang

Bukit Cariang

Bukit Cariang Sawarna – detikTravel

Tempat yang pertama kali muncul ketika melalukan pencarian kata “Sawarna” di google image di tahun 2000-an, gambar tempat ini juga yang mungkin menjadi daya tarik para wisatawan kala itu. Dari Bukit Cariang kita bisa melihat Panjang Pesisir Pantai Sawarna secara keseluruhan.

Tempat yang cocok untuk menikmani pantai dari ketinggian, tempat bersantai sambil menikmati kelapa muda. Di tempat ini juga bisa temui banyak monyet liar.

Tanjakan Cariang sebenarnya bukan destinasi utama, namun keindahannya pun tak bisa terlewatkan begitu saja. Biasanya tanjakan cariang ini sering dijadikan tempat beristirahat para turis yang baru sampai ke sawarna. Namun karena bentuk tanjakan yang sangat miring dan berbeda dengan tanjakan pada umumnya menjadikan daerah ini rawan akan kecelakaan. Jadi, jika melewati tanjangan ini, diharapkan untuk lebih berhati-hati.

Di Tanjakan cariang terdapat sebuah warung kopi sederhana yang bisa digunakan untuk sekedar menikmati mie atau segelas kopi. Duduk di warung yang mengarah terjal ke arah lepas pantai dibawah begitu Indah. Disini juga kita bisa melihat bentuk tanjung layar serta Pantai pasir putih dari jauh. Dikala malampun tak kalah indahnya, lampu lampu dari arah pantai akan terlihat di tanjakan cariang ini, menjadikan malammu lebih romantis jika duduk bersama pasangan.

Gua Lalay

Gua Lalay

Gua Lalay

Gua Lalay merupakan salah satu destinasi yang ada di Sawarna, lokasinya berada di Kp. Cipanas Desa Sawarna, di dalam Gua Lalay ini terdapat batuan stalaktit dan stalakmit yang menghiasi langit – langit dan seisi goa dengan jumlah yang cukup banyak, ini jadi salah satu alasan kenapa banyak wisatawan yang datang kesini.

Goa Lalay memiliki kedalam lebih dari 1000 meter, tapi kita tidak bisa masuk hingga kedalam tersebut, untuk wisatawan hanya disarankan sampai kedalam 200-400 meter. Goa ini termasuk unik, karena hampir semua dasarnya terendam air setinggi betis orang dewasa.

Ketika pertama kali melangkah masuk akan dimanjakan dengan pemandangan stalaktit dan stalakmit yang telah terbentuk selama puluhan hingga ratusan tahun lalu .Gua Lalay ini tidak sepopuler wisata lain yang ada disawarna, dari sekian banyak tempat wisata mungkin Gua ini yang paling tersembunyi dan tidak diketahui banyak orang. Hal itu bisa dilihat dari jarangnya wisatawan yang datang ke kawasan ini.

Batuan yang ada di dalam gua begitu sangat menakjubkan. Yang menjadi masalah utama menuju Gua Indah ini yaitu aksesnya yang kurang memadai dan tidak jarang pula sobat akan menemukan lintasan yang terjal, jadi sobat perlu berjuang sedikit keras untuk sampai ke Gua Lalay.

Karena belum terlalu banyak fasilitas yang tersedia di lokasi tersebut, saya sarankan sobat membawa bekal makanan, minuman serta kotak P3K untuk mencegah cedera ringan di Perjalanan.

Di halaman selanjutnya yang dibahas mengenai aktivitas yang bisa dilakukan selama liburan di Sawarna.

Aktivitas di Sawarna

Surfing

Surfing By Patagonia

Surfing By Patagonia

Memang sih spot surfing di Sawarna tak sebagus di Cimaja, namun tidak mengecewakan sob. Buktinya saja, setiap Long weekend maupun hari biasa selalu ada saja peselancar yang bermain di area sawarna khususnya di Pantai Pasir Putih. Peselancar yang datang bervariasi sob, mulai dari warga asli sawarna, turis lokal maupun mancanegara. Jika lupa untuk membawa papan selancar, sobat bisa menyewanya di beberapa rental terdekat.

Renang

Renang By Swiz Vier

Renang By Swiz Vier

Apa sih tujuan utama main ke Pantai kalau bukan basah-basahan, ya gak sob. Nah di Pantai sawarna banyak sekali spot untuk renang, terutama di Pantai Pasir Putih dan Pulo Manuk. Sobat bisa bebas berenang tanpa takut untuk tenggelam, asalkan jangan terlalu tengah dan ikuti aturan dari LifeGuard ya.

Desa Wisata

Desa Wisata By Aneka Tempat Wisata

Desa Wisata By Aneka Tempat Wisata

Selain dari Wisata Pantainya yang menakjubkan, Sawarna pula menawarkan wisata adat tradisional serta lingkungan pedesaan yang masih kental sob. Di Desa Sawarna ini Sobat masih bisa merasakan Indah dan rukunnya suasana desa, mulai dari sawah yang terhampar, saung saung tradisional serta para petani yang sedang beraktifitas.

Menikmati Indahnya Sunrise dan Sunset

Sunset By Love Banget

Sunset By Love Banget

Sebagian dari sobat mungkin menganggap kalo hanya gununglah yang mempunyai sunrise memukau. Tapi tunggu dulu sob, pagi hari di sawarna sangatlah Indah apalagi sunrise nya. Jika sobat beruntung dapat penginapan dekat sawah, maka setiap pagi sobat akan disambut oleh indahnya fajar dari ufuk timur. Dengan pemandangan hamparan sawah hijau yang terkena sinar mentari di pagi hari menjadi daya tarik tersendiri.

Kalo untuk sunset sih jangan ditanya lagi lah ya. Kebanyakan wisata pantai selalu menawarkan panorama sunset yang indah, begitupun Sawarna sob. Bayangkan pada hari menjelang senja sobat berdua dengan kekasih menikmati Sunset sambil melihat ombak berkejaran, luar biasa kan ?. Apalagi pantai disini sangatlah terjaga keasriannya, membuat setiap wisatawan betah untuk berlama-lama dari senja hingga malam tiba.

Tracking Gua

Tracking Gua By Wisata ID Sawarna Net

Tracking Gua By Wisata ID Sawarna Net

Untuk Aktivitas yang satu ini mungkin hanya bisa akukan di tempat yang ada Gua nya. Jika tertarik untuk menjelajah Gua setempat, maka sobat bisa datang ke Gua Langir atau Gua Lalay. Dijamin pengalaman tracking sobat tidak akan mengecewakan deh. Oiya jangan lupa sewa pemandu ya, agar sobat tau sejarah serta ada yang memandu jalan, kalo nyasar kan berabe ya kan.

Untuk informasi mengenai akomodasi penginapan, catering dll. bisa membuka halaman selanjutnya.

Penginapan Pantai Sawarna

Jika sudah yakin akan liburan ke Sawarna ada baiknya mempersiapkan segalanya, termasuk tempat bermalam saat liburan di Sawarna.

Liburan ke Sawarna tidak mungkin hanya dilakukan dalam satu hari, banyak alasan yang mengharuskan liburan di Sawarna minimal 2 hari sampai 3 hari, yang pertama perjalan yang jauh serta melelahkan dan banyak tempat wisata Sawarna yang harus dikunjungi. Untuk itu berikut beberapa penginapan Sawarna yang menjadi rekomendasi.

Little Hula Hula Sawarna

IDR 450 K

Villa Little Hula Hula Sawarna

Pasir Putih,Tanjung Layar, Sawarna

Penginapan Andrew Batara Sawarna

IDR 700 K/Lantai

Homestay Andrew Batara

Tanjung Layar, Pasir Putih, Legon Pari

Sinar Matahari Resort Sawarna

IDR 350 K

Sinar Matahari Resort Sawarna

Pasir Putih,Tanjung Layar, Sawarna

Pondok Ciantir Sawarna

IDR 350 K

Penginapan Pondok Ciantir

Tanjung Layar, Pasir Putih, Sawarna

Penginapan Bukit Indah Sawarna

IDR 350 K

Penginapan Villa Bukit Indah

Goa Langir, Pasir Putih, Sawarna

Cottage Sawarna Paradiso

IDR 400 K

Cottage & Resort Sawarna Paradiso

Pasir Putih, Sawarna

Selain penginapan sebenarnya ada pilihan paket untuk yang liburan dengan jumlah peserta di atas 15 orang. Paket terdiri dari makan 3x dan Penginapan yang sudah AC, harganya cukup terjangkau, mulai dari Rp 170.000,-/orang untuk 2 Hari 1 Malam. Untuk detailnya bisa dibuka dihalaman Paket Sawarna.

Paket Wisata Sawarna

Untuk rombongan yang akan liburan ke Sawarna, jika tidak mau repot menyiapkan berbagai hal untuk keperluan selama liburan di Sawarna, bisa memilih paket wisata Sawarna. Paket sudah termasuk penginapan dengan fasilitas ac dan makan 3 kali (sarapan, makan siang, dan makan malam).

Harga paket cukup terjangkau, mulai Rp 180.000,-/orang, cukup terjangkau karena memang itu harga paket standar yang terdiri dari tempat berlaman dan makan selama 2 hari 1 malam.

Namun ada beberapa opsi paket yang bisa diambil, seperti :

  • Paket penginapan dan makan(paket backpacker)
  • Paket penginapan, makan, dan guide
  • Paket wisata fotografi
  • Paket Full Service

Harga Paket Sawarna dari Jakarta

  • 1 – 15 Orang = Rp. 425.000
  • 16 – 29 Orang = Rp. 400.000
  • 30 – 50 Orang = Rp. 380.000

Dengan harga ini sudah dapat menikmati tour selama 2 hari 1 malam, selain itu juga akan mendapatkan fasilitas seperti :

  • Air mineral
  • Guide lokal
  • Es kelapa 1x
  • Perlengkapan P3K
  • Makan 3x prasmanan
  • Retribusi caving Goa Lalay
  • Foto dan CD dokumentasi kegiatan wisata
  • Penginapan / homstay di Desa Sawarna (Non AC)
  • Transportasi penjemputan dari tempat yang di tentukan area Jakarta PP

Catering Sawarna

Untuk yang akan liburan bersama rombongan tidak perlu repot menganai makan, tersedia paket makan atau catering dalam bentuk nasik kotak atau pramasmanan. Pemesanan catering bisa dilakukan dengan syarat untuk 20 paket.

Untuk catering prasmanan tersedia beberapa paket pilihan, paket prasmanan sudah termasuk peralatan catering dan pelayanan.

Paket prasmanan bisa dipesan untuk kebutuhan acara syukuran, pesta, pernikahan, ulang tahun, khitanan, dan acara-acara besar lainnya.

Lokasi Pantai Sawarna

Pantai Sawarna dimana ? untuk posisi yang lebih akurat mengenai lokasinya dimana bisa dengan bantuan apps google map atau waze, akan memudah menemukan rute yang tepat dari posisi keberangkatan.

Perlu diketahui Sawarna merupakan sebuah Desa wisata yang letaknya berada di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten. Laut Sawarna juga berbatasan langsung dengan Samudera Hindia, di sisi selatan sehingga Desa Sawarna merupakan kawasan pesisir pantai.

Jenis objek wisata: Wisata Alam; Agrowisata; Wisata Pantai
Lokasi: Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten
Pengelola: BUMdes Sawarna; BUMN untuk Pantai Pulo Manuk
Luas: 2.500 Ha

Harga Tiket Masuk Pantai Sawarna

Harga tiket wisata pantai Sawarna cukup terjangkau yaitu Rp 5.000,-/orang, biaya retribusi tiket masuk kedalam khas Desa untuk pengelolaan dan pemeliharaan tempat wisata.

Terdapat beberapa pos masuk tempat wisata, yaitu :

  • Pantai Tanjung Layar dan pantai Pasir Putih,
  • Pantai Gua Langir,
  • Karang Bokor,
  • Legon Pari,
  • Gua Lalay, dan
  • Pantai Pulo Manuk

Untuk yang pertama kali berkunjung ke Sawarna bisa menggunakan jasa guide lokal, banyak keuntungan jika menggunakan guide, diantaranya :

  • kita bisa lebih tahu sejarah juga informasi lengkap tempat yang dikunjungi,
  • menghemat biaya yang dikeluarga saat mengunjungi tempat wisata, karena guide tahu rute alternatif yang bisa menghubungkan tempat wisata yang satu dengan yang lainnya,
  • terhindar dari pungutan liar dan,
  • liburan akan terjadwal dengan baik.

Rute Menuju Pantai Sawarna

Untuk sekarang, rute menuju Sawarna sudah mudah diakses, jalan raya sudah bagus, walapun masih ada ruas jalan rusak. Untuk mengetahui rute yang paling tepat dari titik keberangkatan bisa memanfaatkan bantuan aplikasi seperti Google Maps atau Waze.

230 KM merupakan jarak dari Ibu kota Jakarta menuju Sawarna. Jika ditempuh menggunakan kendaraan pribadi maka akan memakan waktu 6 hingga 7 jam perjalanan. Lain halnya jika menggunakan transportasi umum yang akan memakan waktu lebih lama, dari 9 hingga 10 jam.

Rute dari Jakarta

Jika memulai keberangkatan dari Jakarta, maka berikut rute yang bisa digunakan. Bisa disesuaikan dari lokasi terdekat.

Jalur Timur

  • Jakarta – Ciawi, Bogor – Cibadak – Pelabuhan Ratu – Cisolok – Sawarna
  • Jakarta – Ciawi, Bogor – Cikidang – Pelabuhan Ratu – Cisolok – Sawarna
  • Jakarta – Bogor – Cijeruk – Cikidang/Cibadak – Pelabuhan Ratu – Cisolok – Sawarna

Jalur Barat

  • Jakarta – Serang – Pandeglang – Saketi – Malingping – Bayah – Sawarna
  • Jakarta – Rangkasbitung – Gunung Kencana – Malingping – Bayah – Sawarna
  • Jakarta – Cilegon – Anyer – Labuan – Malingping – Bayah – Sawarna

Rute dari Bandung

Jika memulai perjalanan dari Bandung, berikut rute yang biasa digunakan untuk sampai ke Sawarna. Untuk memudahkan perjalanan bisa menggunakan bantuan aplikasi google map atau waze.

  • Bandung – Cianjur – Sukabumi – Cibadak – Pelabuhan Ratu – Cisolok – Sawarna

Menggunakan Kendaraan Umum

Jika menggunakan transportasi umum dari Jakarta maka lebih baik naik kereta dan berhenti di stasiun Bogor. Dari stasiun naik angkot menuju terminal Baranangsiang. Dari terminal ini tinggal mencari bus arah Pelabuhan Ratu, dari Bogor ke Pelabuhan ratu ini kurang lebih 5 jam.

Sampai di Pelabuhan Ratu, naiklah elf atau minibus jurusan Terminal Bayah. Sesampainya di terminal Bayah, tinggal menyewa ojek untuk mengantarkan ke Desa sawarna yang berjarak kurang lebih 14 KM.

Berikut rute yang biasa digunakan wisatawan yang liburan ke Sawarna menggunakan transportasi umum.

  • Dari Bandung

Bisa dimulai dari Terminal Leuwi Panjang Bandung bisa menggunakan bus Bandung-Sukabumi kemudian berhenti di Sukabumi. (Juga bisa menggunakan travel Siliwangi Trans). Dilanjutkan dengan naik bus jurusan Pelabuhanratu sampai terminal dan dilanjutkan dengan elf/PS jurusan Sawarna.

  • Dari Bogor

Bisa dimulai dari terminal yang letaknya di Jakarta maka bisa menggunakan bus jurusan Bogor dan berhenti di terminal Baranangsiang Bogor. Kemudian dilanjutkan dengan bus jurusan Pelabuhanratu sampai terminal, dilanjutkan dengan menggunakan elf/PS jurusan Sawarna. Perlu diketahui jika waktu yang diperlukan selama perjalanan dari Bogor menuju Sawarna sekitar 5,5 jam perjalanan.

  • Dari Bekasi

Bisa dimulai dari terminal Bekasi bisa menggunakan bus jurusan Bogor dan turun di Terminal Baranangsiang Bogor, kemudian dilanjutkan dengan bus jurusan Pelabuhanratu sampai terminal, dilanjutkan dengan elf jurusan Sawarna. Untuk waktu tempuh dari Jakarta menuju Pantai Sawarna memerlukan waktu sekitar 7 jam perjalanan.

  • Dari Rangkasbitung, Banten

Perjalanannya bisa dimulai dari terminal Mandala Rangkasbitung, dilanjutkan dengan naik bus Rudi Rangkas – Bayah atau dengan menggunakan elf Rangkas – Bayah / CIkotok dan berhenti di Bayah, kemudian dilanjutkan dengan menggunakan ojek menuju Sawarna. Waktu tempuh yang diperlukan dari Rangkasbitung menuju Sawarna sekitar 4 jam perjalanan

NB : yang perlu diketahui diketahui. Jumlah Elf/PS yang menuju Sawarna dari terminal Pelabuhanratu tidak banyak, dan hanya stand by sampa jam 17.30. Perkiraan biaya yang dikeluarkan jika menggunakan angkutan umum ke Sawarna sekitar Rp 60.000 – 110.000/orang. Tapi jika menggunakan/ menyewa sepeda motor dengan harga mulai dari Rp 50.000/hari akan menghemat biaya yang dikeluarkan untuk liburan ke Sawarna.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sawarna.Net © 2015-2018